Sikap profesionalisme dalam TI sangat dibutuhkan sebagai bentuk komitmen para profesional terhadap profesinya.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, usaha terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan profesional, dst.
Ada 4 ciri‐ciri profesionalisme:
1. Memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yangbersangkutan dengan bidang tadi.
2. Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
3. Memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
4. Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
Contoh sikap profesional pemanfaatan TSI sebagai pengguna :
• Menggunakan teknologi sesuai dengan “Syarat dan Ketentuan” yang telah disetujui saat menggunakannya.
• Tidak menyebarluaskan berita yang tidak relevan melalui media TSI.
• Menghargai pembuat software dengan menggunakan software resmi berlisensi.
Contoh sikap profesional pemanfaatan TSI sebagai pembuat :
• Membuat program sesuai dengan permintaan.
• Tidak menyisipkan hal-hal yang tidak diinginkan (misal : virus) ke dalam program.
• Merespon feedback dari pengguna dengan memberikan solusi atau update software.
Sumber:
https://mseptianp.wordpress.com/2017/06/17/etika-profesionalisme-tsi-3/

